Ojek Online Adalah Model Bisnis Masa Depan

Indahnya berbagi .....
Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on Google+

YouGov adalah salah satu perusahaan riset berbasis internet terkemuka dunia yang bermarkas di Inggris dan beroperasi di Eropa, Amerika Utara, Timur Tengah dan Asia Pasifik.

Dalam surveinya, YouGov menanyakan perbandingan antara ojek pangkalan dengan Gojek. Pada survei ini, YouGov melakukan jajak pendapat terhadap 4.785 responden dari seluruh Indonesia dengan rincian 52 persen pria dan 48 persen wanita.

Survei menemukan 82 persen responden setuju dengan keberadaan Gojek dibandingkan ojek pangkalan.

Survei menemukan pada empat wilayah yang telah hadir layanan Gojek yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan Makassar, ditemukan respons jauh lebih tinggi dibandingkan area yang mana layanan Gojek belum tersedia.

Menariknya, YouGov, menuliskan 68 persen responden pada kota yang belum tersedia layanan ojek online, menginginkan agar ojek online bisa segera hadir di kota mereka. Sedangkan 32 persen responden lainnya mengatakan tak peduli dengan keberadaaan Gojek.

Temuan lain dalam survei ini juga melihat alasan responden mendukung Gojek atau mendukung ojek pangkalan.

Lima alasan utama dari responden yang mendukung keberadaan Go-Jek adalah:

1. Bisa menjemput pada tempat yang sudah ditentukan, saya tidak perlu keluar mencari ojek (74 persen)

2. Harga pas/tidak perlu menawar (70 persen)

3. Pengendara, kendaraan, dan helm yang digunakan memiliki standar tertentu yang membuat saya merasa aman berkendara (57 persen)

4. Tersedia di sekitar tempat saya (45 persen)

5. Layanan sudah termasuk masker dan pelindung kepala lebih higienis (44 persen).

Sedangkan lima alasan utama responden yang lebih memilih mendukung ojek pangkalan antara lain adalah:

1. Harga dapat ditawar (41 persen)

2. Melestarikan bisnis komunitas lokal agar tidak dimonopoli perusahaan (39 persen)

3. Tidak perlu menunggu pengendara Go-Jek, bisa langsung mencari ojek pangkalan di luar (39 persen)

4. Lebih fleksibel dalam perubahan tempat tujuan, waktu penjemputan, dan lain-lain (36 persen)

5. Merasa kasihan terhadap ojek pangkalan yang merasa lahan kerja mereka berkurang karena Gojek (35 persen).

Survey YouGov

Dengan demikian survey pasar membuktikan bahwa Ojek Online adalah model bisnis masa depan. 

Di halaman utama kami sudah tuliskan bahwa disini anda bisa mendapatkan info Cara Cerdas Mendapatkan Penghasilan Dari Bisnis Ojek di Jakarta Tanggerang Serang Cilegon Karawaci Cikarang Depok Bogor Bekasi Karawang Purwakarta Bandung Semarang Yogyakarta Solo Salatiga Madiun Jember Kudus Pati Cilacap Purwokerto Magelang Cirebon Tegal Tasikmalaya Cianjur Surabaya Malang Bali Pontianak Makassar Samarinda Balikpapan Banjarmasin Jambi Palembang Lampung Medan Padang Pekanbaru Bengkulu Palangkaraya Manado Palu Kendari Lombok

Mungkin anda bingung karena penyelenggara ojek online saat ini baru ada di kota Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali dan Makassar – lalu bagaimana mungkin website ini menyebutkan kota-kota lain juga? Ikuti perkembangan informasi di website ini dan berlangganan informasi dengan cara memasukkan alamat email anda.


Indahnya berbagi .....
Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on Google+